Rabu, 17 April 2013

PENGETESAN KONEKSI JARINGAN KOMPUTER

sekarang mari mencoba untuk melakukan tes koneksi jaringan komputer, apa ada masalah di dalam jaringan komputer tersebut. di bawah ada 4 cara untuk melakukan tes ke jaringan komputer.

Ipconfig



Untuk mengetes apakah konfigurasi kita sudah bekerja pada komputer kita, kita dapat melihatnya dengan perintah ipconfig pada command prompt.
! Klik start – run
! Ketik cmd
! Enter
! Ketik ipconfig

Ping



Ada dua kemungkinan kesalahan yang dapat diketahui setelah menjalankan perintah ini:
! Jika paket dapat dikirimkan ke remote host dan mendapat respon, maka kemungkinan kesalahan terjadi di lapisan atas.
! Jika paket tidak dapat membuat round-trip, kemungkinan di lapisan bawah (fisik, konfigurasi) terjadi kesalahan.
Jika computer kita terhubung dengan computer tujuan, computer tujuan tersebut akan membalas ping yang kita kirim dengan aplikasi pong.
! Klik start – run
• Ketik cmd $ Enter $ ping [IP address komputer_tujuan] -t
• Atau langsung ketik : ping [IP address komputer_tujuan] -t
• Tanda -t akan melakukan proses ping secara terus menerus hingga dihentikan oleh user.




icmp_seq = nomor urut paket yang diterima time = waktu yang dibutuhkan bolak-balik dari lokal host ke remote host.
Pilihan :
! S diikuti oleh jumlah data (byte) yang dikirim
! C diikuti oleh jumlah paket.
Dari jawaban diatas, jaringan kita sudah terinstal dengan baik. Jika tidak berarti ada masalah pada salah satu komponen jaringan kita. Jika semua usaha ping gagal, maka kita harus memperhatikan pesan kesalahan yang muncul. Ada beberapa tipe dasar kesalahan :
! Unknown Host
! Network Unreachable.
! No Answer.
! Request Time Out.

Route


Perintah route adalah perintah untuk mengetahui informasi routing di dalam jaringan. Seperti sudah kita ketahui, routing adalah proses perjalanan data dari komputer asal ke komputer tujuan.
! Klik start – run
! Ketik cmd
! Enter
! Ketik route print

Tracert



Perintah tracert digunakan untuk memeriksa jarak suatu komputer dari komputer kita. Misalnya kita ingin memeriksa jarak computer 10.14.201.3 dari computer kita. Maka yang kita lakukan adalah :
! Klik start – run
! Ketik cmd
! Enter
! Ketik tracert [komputer_tujuan], dalam hal ini kita menggunakan perintah
tracert 10.14.201.3.

KOMPONEN JARINGAN

Komponen Jaringan terdiri dari:

1. PC (Personal Computer)
PC (Personal Computer) merupakan komponen utama dalam membangun sebuah jaringan komputer. PC adalah komputer pribadi yang dapat digunakan dan diperoleh orang dengan mudah. Komputer yang bisa dimiliki secara pribadi. Sebelum PC ini muncul, komputer berwujud cukup besar, sehingga hanya dimiliki oleh perusahaan. Pada jaringan PC dapat berfungsi sebagai Server dan Client. PC Server berfungsi untuk melayani aktivitas jaringan atau bertugas sebagai pelayan jaringan. Server mengatur lalu lintas data dalam sebuah jaringan dan menyediakan resource yang dapat dipakai oleh komputer lain yang terhubung dalam jaringannya. Komputer client ialah komputer yang digunakan untuk melakukan pengelolahan data-data yang berpusat di server. Ia hanya dapat mengakses semua data yang telah disajikan di server.
2. NIC (Network Interface Card)
NIC atau antarmuka jaringan atau kartu jaringan merupakan peralatan yang memungkinkan terjadinya hubungan antara jaringan dengan komputer atau jaringan dengan komputer workstation atau jaringan dengan komputer server. NIC berfungsi untuk menghubungkan antara komputer dengan kabel jaringan yang terpasang secara fisik.
NIC terdiri dari kabel UTP (RG-45) dan kabel fiber, berikut ini akan dibahas mengenai kabel UTP. Kabel UTP terdiri dari 8 kabel atau 4 pair. Standar pemasangan kabel UTP ada 2 standar yaitu standar 568A dan 568B.
Untuk pemasangan kabel UTP ada ketentuannya, kabel UTP terdiri dari 4 warna dasar yaitu Orange, Hijau, Biru dan Coklat. Sedangkan 4 warna pasangannya diawali dengan warna putih. Adapun ketentuan pemasangannya adalah:
1. Untuk kabel warna putih berada pada pin ganjil
2. Untuk pin 1 & 2 adalah sepasang
Untuk pin 3 & 6 adalah sepasang
Untuk pin 4 & 5 adalah sepasang
Untuk pin 7 & 8 adalah sepasang
3. Untuk pin 4 & 5 tidak bisa ditukar pasangannya
Untuk pin 7 & 8 tidak bisa ditukar pasangannya
Pemasangan kabel UTP sendiri terbagi dua jenis. Straight Through dan Cross Over. Perbedaannya adalah:
1. Straight Through (Standar 568A)
Jenis terminasi ini paling sering dipakai pada LAN Ethernet 10BaseT, untuk menghubungkan PC dengan HUB atau SWITCH, PC dengan outlet di dinding, ataupun untuk instalasi dari HUB ke outlet di dinding. Secara warna, urutan kabel pada saat dipasang pada konektor RJ 45 adalah :
Pin 1 : Putih/Orange
Pin 2 : Orange
Pin 3 : Putih/Hijau
Pin 4 : Biru
Pin 5 : Putih Biru
Pin 6 : Hijau
Pin 7 : Putih/Coklat
Pin 8 : Coklat
2. Cross Over (Standar 568B)
Kabel jenis ini biasanya dipakai untuk menghubungkan HUB/SWITCH dengan HUB/SWITCH yang lain. Urutan pemasangan : Salah satu sisi kabel diterminasi sesuai dengan standard “Straight Through”, sedangkan sisi kabel lainnya, dilakukan “Cross Over”, sbb :
Pin 1 : Putih/Hijau
Pin 2 : Hijau
Pin 3 : Putih/Orange
Pin 4 : Biru
Pin 5 : Putih/Biru
Pin 6 : Orange
Pin 7 : Putih/Coklat
Pin 8 : Coklat

Note:
Kecepatan Ethernet : 10 mbps
Fast Ethernet : 100 mbps
Giga bit Ethernet : 1000 mbps

Ethernet : IEE 802.3
Wireless : IEE 802.11

Tipe USB dan kecepatannya:
Thunderbord : 10gbps
USB 2.0 : 430 mbps
USB 3.0 : 4.5 mbps

Processor or Virtual Storage Disk Storage
· 1 Bit = Binary Digit
· 8 Bits = 1 Byte
· 1024 Bytes = 1 Kilobyte
· 1024 Kilobytes = 1 Megabyte
· 1024 Megabytes = 1 Gigabyte
· 1024 Gigabytes = 1 Terabyte
· 1024 Terabytes = 1 Petabyte
· 1024 Petabytes = 1 Exabyte
· 1024 Exabytes = 1 Zettabyte
· 1024 Zettabytes = 1 Yottabyte
· 1024 Yottabytes = 1 Brontobyte
· 1024 Brontobytes = 1 Geopbyte
Disk Storage
· 1 Bit = Binary Digit
· 8 Bits = 1 Byte
· 1000 Bytes = 1 Kilobyte
· 1000 Kilobytes = 1 Megabyte
· 1000 Megabytes = 1 Gigabyte
· 1000 Gigabytes = 1 Terabyte
· 1000 Terabytes = 1 Petabyte
· 1000 Petabytes = 1 Exabyte
· 1000 Exabytes = 1 Zettabyte
· 1000 Zettabytes = 1 Yottabyte
· 1000 Yottabytes = 1 Brontobyte
· 1000 Brontobytes = 1 Geopbyte

  1. Network Device
Adalah perangkat keras jaringan lainnya, yitu:
  1. Hub
  • Berfungsi sebagai broadcast, dari seegi keamanan tidak tepat menggunakan HUB
  • Selain itu berfungsi sebagai analisis masalah keamanan
  1. Switch
  • Bersifat unicase
  • Pada Switch terdapat ROM, ROM akan memeriksa semua alamat yang tersambung ke Switch.
2. Router
Menghubungkan 2 jaringan yang berbeda, router berfungsi utama sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Perbedaannya dengan Switch adalah kalau switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN).
3. Bridge
Menghubungkan 2 jaringan yang sama secara logic dan fisik. Berfungsi sebagai MAC relay.
4. Media Transmisi
Media yang dapat digunakan untuk mengirimkan informasi dari suatu tempat ke tempat lain. Dalam jaringan, semua media yang dapat menyalurkan gelombang listrik atau elektromagnetik atau cahaya dapat dipakal sebagai media pengirim, baik untuk pengiriman dan penerimaan data. Pilihan media transmisi (pengirim) untuk keperluan komunikasi data tergantung pada beberapa faktor, seperti harga, performance jaringan yang dikehendaki, ada atau ada tidaknya medium tersebut.
Media transmisi terdiri dari:
  1. Wire (Kabel) : UTP, Coaxial, Fiber Optik
  2. Wireless, Wifi, Wimax
5. NOS (Network Operating System)
Merupakan sebuah system operasi jaringan yang bisa untuk komunikasi protocol. sebuah jenis sistem operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya.

CARA DASAR MENGOPERASIKAN CISCO SWITCH

sekarang kita akan membahas mengenai Cisco Switch :D
Mengakses CLI Cisco Catalyst 2960
CLI (Command Line Interface) adalah antarmuka yang bisa kita gunakan untuk melakukan konfigurasi pada switch, ada beberapa cara untuk mengakses CLI, diantaranya melalui konsole, telnet, atau SSH. Sebelum membahas lebih lanjut alangkah lebih baik kita berkenalan dulu dengan yang namanya Cisco Switch 2960 :D
Cisco Catalyst Switches dan Switch 2960

Cisco menyebut penghubung fisik antara switch dan device(komputer) dengan sebutan port atau interface. Setiap interface memiliki penomoran dengan style x/y. Pada Cisco Switch 2960 penomoran dimulai dari 0/1, 0/2, dan seterusnya. Interface-interface tersebut juga memiliki penamaan, misalnya, “interface FastEthernet 0/1” adalah interface pertama dari 10/100 interface yang dimiliki switch ini. Jika switch mendukung interface Gigabit maka Interface pertama dari 10/100 nya akan dinamakan ” interface gigabitethernet 0/1.”
cisco-2960
Cisco mendukung 2 tipe Operating System (ya betul, seperti halnya komputer yang bisa diinstall Operating System windows,linux, atau freebsd, cisco juga memiliki Operating System sendiri) : Internetwork Operating System (IOS) dan Catalyst Operating System (Cat OS). Kini, umumnya Cisco Catalyst Switch hanya mendukung Cisco IOS.
Catatan : Faktanya produk switch cisco yang paling populer, seri 6500, bisa menjalankan Cisco IOS ataupun Cat OS. Cisco mamakai istilah Hybrid untuk switch 6500 yang menggunakan Cat OS dan istilah Native untuk switch 6500 yang menggunakan Cisco IOS..
Status Switch dari LED
Kebanyakan switch Cisco Catalyst memiliki beberapa LED, termasuk LED untuk setiap interface fisiknya. Gambar dibawah menunjukkan bagian depan dari switch 2960 dengan 5 LED disebelah kiri dan satu LED untuk setiap interfacenya, juga tombol mode.
2-led1
Perhatikan SYST LED. LED ini menunjukkan status umum dari switch :
  • Mati: Switch dalam kondisi mati.
  • Nyala (hijau) : Switch nyala dan siap beroperasi (Cisco IOS sudah ter-load).
  • Nyala (kuning/amber): Proses POST Switch gagal dan Cisco IOS tidak ter-load.
Pada LED STAT (status), setiap port LED menunjukkan informasi mengenai port yang bersesuaian sebagai berikut:
  • Mati: Link (koneksi antara device/komputer dengan switch pada port tersebut) tidak bekerja.
  • Hijau muda: Link bekerja tapi tidak ada traffic/ tidak ada frame yang lewat/tidak ada transfer data pada link tersebut.
  • Hijau kedip2: Link bekerja dan ada transfer data yang melalui interface tersebut.
  • Kuning kedip2: Interface dapat berjalan secara normal namun dalam keadaan di-disable oleh administrator.

Akses CLI melalui Console
Port konsole adalah salah satu cara untuk mengakses CLI walaupun switch belum terhubung dengan network. Setiap produk Cisco memiliki port konsole yang secara fisik adalah RJ-45. Sebuah komputer yang terhubung dengan konsole switch harus menggunakan kabel UTP rollover yang terhubung pada port serial PC. Kabel rollover UTP memiliki konektor RJ-45 pada setiap ujungnya, dengan ujung pin 1 terhubung pada pin 8 diujung yang lain, pin 2 dengan pin 7, pin 3 dengan pin 6 dan pin 4 dengan pin5. Pada beberapa kasus, interface serial pada PC tidak men-support konektor RJ-45, untuk hal ini bisa digunakan sebuah adapter yang bisa mengkonversi ke konektor USB.
rj45
Setelah PC terhubung secara fisik ke port konsole dari switch, untuk bisa mengakses CLI sebuah emulator terminal harus sudah terinstall dan terkonfigurasi pada PC. Kini, terminal emulator juga bisa digunakan untuk Telnet dan Secure Shell (SSH) dimana kita bisa manfaatkannya untuk mengakses CLI via network.
Emulator yang dikonfigurasi untuk memanfaatkan serial port PC harus sesuai dengan setting-an konsole port pada switch. defaultnya adalah seperti berikut:
  • 9600 bits/second
  • No hardware flow control
  • 8-bit ASCII
  • No stop bits
  • 1 parity bit

Mengakses CLI melalui Telnet dan SSH.
Telnet memanfaatkan koneksi via network untuk mengakses switch, tidak menggunakan kabel khusus ataupun port fisik pada device. Network antara PC dan switch harus sudah berjalan sehingga PC dan switch bisa bertukar paket IP via network. Telnet mengirimkan semua data (termasuk username dan password untuk switch) berupa plain-text, sehingga resiko keamanannya tinggi.
Secure Shell (SSH) melakukan fungsi yang sama persis dengan Telnet, namun lebih aman karena dilengkapi dengan metode enkripsi, sehingga data yang dikirimkan tidak berupa plain-text tapi berupa data yang sudah ter-enkripsi. Seperti halnya Telnet, SSH client juga mengikutsertakan emulator terminal dan kemampuan transfer data via network menggunakan IP. SSH memanfaatkan port 22 sementara Telnet port 23.
Password Security untuk akses CLI
Default-nya, Cisco switch hanya bisa diakses via konsole, tidak ada Telnet ataupun SSH. Melalui konsole, user mendapatkan akses penuh untuk semua command/perintah yang tersedia. Tetapi, mengakses switch via konsole mengharuskan akses secara fisik ke switch, jadi, meng-enable fitur akses via Telnet dan SSH sangat menguntungkan karena tidak perlu repot mendatangi switch untuk bisa mengakses CLI-nya.
Untuk alasan sekuriti, cukup beralasan jika menambahkan password untuk mengakses konsole, Telnet, ataupun SSH.
configpass
Konfigurasi line vty 0 15 membuat switch beranggapan bahwa konfigurasi-konfigurasi setelahnya berlaku untuk semua 16 (0-15) virtual terminal yang terhubung ke switch, termasuk akses via Telnet dan SSH.
User Mode dan Enable (privileged) Mode
Ketiga metode untuk mengakses switch CLI (konsole, Telnet, dan SSH) menempatkan user pada area CLI yang disebut user EXEC mode. User EXEC mode, disebut juga user mode, memungkinkan user untuk melihat-lihat konfigurasi namun tidak bisa melakukan perubahan setting pada switch. Disini user hanya bisa mengeksekusi perintah-perintah yang ‘harmless‘ dan switch menampilkan pesan-pesan hasil dari eksekusi command ke layar.
Untuk EXEC mode yang lebih powerfull, Cisco IOS menyediakan fitur enable mode (privileged EXEC mode). Dinamakan enable mode karena untuk memasuki area tersebut dilakukan dengan cara mengeksekusi perintah ‘enable‘. Dinamakan privileged mode karena pada mode ini kita dapat meng-eksekusi command / perintah-perintah yang powerful (privileged) disini, misalnya, perintah reload hanya bisa dieksekusi pada mode ini. Perhatikan gambar berikut.
priviladge_mode
Jika command prompt nya diikuti dengan “>” berarti user berada pada user mode, jika berupa ‘#‘ berarti user berada pada enable mode.
Mengkonfigurasi Cisco IOS Software

Configuration mode adalah mode lain yang disediakan oleh Cisco CLI, selain dari user mode dan privileged mode. Perintah-perintah yang dieksekusi pada User mode dan enable mode tidak mengubah konfigurasi pada switch. Untuk merubah konfigurasi switch harus dilakukan pada configuration mode.
privilege2
Perintah-perintah yang dieksekusi pada configuration mode mengupdate file konfigurasi yang sedang aktif. Perubahan konfigurasi ini terjadi secara langsung setiap kali perintah dieksekusi. Untuk itu, user harus ekstra hati-hati setiap mengeksekusi perintah pada mode ini.
Menyimpan file-file Konfigurasi Switch
Berikut adalah 4 tipe memori pada cisco switch :
  • RAM: Kadang disebut DRAM (Dynamic Random-Access Memory), RAM pada switch bekerja seperti halnya RAM pada komputer: for working storage. Untuk menyimpan file-file konfigurasi yang sedang aktif.
  • ROM: Read-Only Memory (ROM) menyimpan program bootstrap yang biasanya dipanggil saat switch pertama kali dinyalakan. Program bootstrap ini kemudian mencari image dari Cisco IOS untuk kemudian di load kedalam RAM. Setelah itu, operasi pada switch diambil alih oleh Cisco IOS yang baru saja di load.
  • Flash memory: Bisa berupa chip didalam switch atau memory card yang removable, berfungsi menyimpan Image dari Cisco IOS. Flash memory juga bisa dimanfaatkan untuk menyimpan file-file yang lain seperti file-file bakup konfigurasi.
  • NVRAM: Nonvolatile RAM (NVRAM) menyimpan file konfigurasi startup yang digunakan saat switch pertama kali dinyalakan atau setelah switch di reload.
6-memory
Cisco IOS menyimpan perintah-perintah konfigurasi yang dieksekusi pada 2 jenis file konfigurasi:
  • Startup-config : Menyimpan konfigurasi awal yang digunakan setiap kali switch dinyalakan atau di reload. File ini disimpan di NVRAM.
  • Running-config : Menyimpan perintah-perintah konfigurasi yang sedang/sudah dieksekusi (on the fly). File ini terus berubah secara dinamis setiap kali perintah dieksekusi. File ini disimpan di RAM.

Mengkopi dan Menghapus File-File Konfigurasi
Singkatnya *mode males:on*, bisa menggunakan perintah-perintah sebagai berikut :
copy {tftp | running-config | startup-config} {tftp | running-config | startup-config}
7-copy

Selamat Mencoba :D

KONFIGURASI DASAR SWITCH CISCO CATALYST 2960

KONFIGURASI DASAR SWITCH CISCO CATALYST 2960
Ada teman yang nanyain gimana cara set switch cisco catalyst 2960. Yang dasar aja bro gak perlu yang ribet banget asal bisa di remote untuk cek traffic, cek server yang aktif dan matikan interface tanpa perlu cabut kabel. Ok, nih konfigurasinya sebagai berikut.
Pertama pasang cable console ke switch dan hubungkan ke PC pada port serial, kemudian kalo pake windows XP buka aplikasi Hyper terminal
Kemudian isi terminal misalkan “switch” klik OK
pilih com1 lalu klik OK
Pilih bits per second 9600, databits 8, parity none, stop bits 1, parity control none klik OK
Press RETURN to get started!
tekan enter…
Switch>
Switch>enable
Switch#clock set 12:45:00 12 October 2008
Switch#config terminal
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Switch(config)#hostname Testing
Testing(config)#enable secret cisco123
Testing(config)#line vty 0 4
Testing(config-line)#password cisco
Testing(config-line)#login
Testing(config-line)#exit
Testing(config)#interface vlan 1
Testing(config-if)#ip address 192.168.1.10 255.255.255.0
Testing(config-if)#no shutdown
%LINK-5-CHANGED: Interface Vlan1, changed state to up
%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface Vlan1, changed state to up
Testing(config-if)#
Testing(config)#int fa0/1
Testing(config-if)#duplex ?
auto Enable AUTO duplex configuration
full Force full duplex operation
half Force half-duplex operation
Testing(config-if)#duplex full
%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/1, changed state to up
%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/1, changed state to up
Testing(config-if)#speed ?
10 Force 10 Mbps operation
100 Force 100 Mbps operation
auto Enable AUTO speed configuration
Testing(config-if)#speed auto
Testing(config-if)#description koneksi Server Email
Testing(config-if)#no shutdown
Testing(config-if)#exit
Testing(config)#int fa0/2
Testing(config-if)#duplex full
%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/2, changed state to up
%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/2, changed state to up
Testing(config-if)#speed auto
Testing(config-if)#description koneksi Server Dns
Testing(config-if)#no shutdown
Testing(config-if)#exit
Testing(config)#exit
Testing#copy running-config startup-config
Destination filename [startup-config]?
Building configuration…
[OK]
Testing#
Untuk mengecek bisa mengetikan perintah
show ?
show running-config
show interface status
show interface summary
show host
dll…

Selamat Mencoba Kawan…!!!

PENGENALAN DASAR ROUTER

Untuk yang belum mengetahui apa itu sebenarnya router dan terdiri apa saja di dalamnya khususnya router cisco, di bawah ini akan di terangkan pengenalan dasar router.

Router adalah sebuah komputer khusus, router mempunyai komponen-komponen dasar yang sama dengan PC desktop, Router mempunyai CPU, memori, sistem bus, dan banyak interface input/output. Router didisain untuk melakukan tugas khusus yang tidak dimiliki oleh PC desktop. Contoh, router menghubungkan dan mengijinkan komunikasi antara dua jaringan dan menentukan jalur data yang melalui koneksi jaringan.
Sama dengan PC, router membutuhkan operating system untuk menjalankan fungsinya, yaitu Internetwork Operating System (IOS) software untuk menjalankan file-file konfigurasinya. Konfigurasi-konfigurasi ini berisi perintah-perintah dan parameter yang mengontrol aliran trafik yang masuk dan keluar dari router. Router menggunakan protokol routing untuk menentukan jalur terbaik.
Komponen utama dari router adalah random-access memory (RAM), nonvolatile random- access memory (NVRAM), flash memory, read-only memory (ROM) dan interface- interface.
RAM mempunyai fungsi dan karakteristik sebagai berikut:
− Menyimpan tabel routing
− Menangani cache ARP
− Menangani cache fast-switching
− Menangani packet buffering dan share RAM
− Menangani antrian paket
− Menyediakan temporary memory untuk file konfigurasi pada saat router bekerja
- Data akan hilang pada saat router dimatikan atau restart
NVRAM mempunyai fungsi dan karakteristik sebagai berikut:
- Menyediakan storage untuk file startup configuration
- Data masih ada walaupun router dimatikan atau restart
Flash memory mempunyai fungsi dan karakteristik sebagai berikut:
- Menangani IOS image
- Memberi akses software untuk melakukan update tanpa harus melepas chip pada prosesornya
- Data masih ada ketika router dimatikan atau restart
- Dapat menyimpan beberapa versi software IOS
- Merupakan tipe dari Electrically Erasable Programmable Read-only Memory (EEPROM)
ROM mempunyai fungsi dan karakteristik sebagai berikut:
- Menangani perintah-perintah untuk keperluan diagnosa power-on selt test (POST)- Menyimpan program bootstap dan dasar operating system
- Membutuhkan melepas chip pada motherboard pada saat melaukan upgrade software
Interface mempunyai fungsi dan karakteristik sebagai berikut:
- Menghubungkan router ke suatu jaringan sebagai keluar masuknya paket data
-Hanya berada dalam motherboard atau sebagai module yang terpisah

BELAJAR DASAR-DASAR CISCO ROUTER

CISCO ROUTER DASAR

A. Dasar Teori
Pada modul kali ini akan dibahas tentang Cisco Router Dasar. Pengertian Cisco itu sendiri adalah merk sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jaringan baik circuit switching maupun packet switching. Salah satu produknya adalah Router.
DASAR-DASAR ROUTER CISCO
Komponen Dasar Router Cisco
Sebelum kita mulai melakukan setup konfigurasi router Cisco, langkah awal yang perlu kita ketahui adalah mengenal komponen dasar router Cisco. Sekalipun cisco memiliki berbagai model seperti 1600, 1750,2800 sampai dengan model 7500, namun memiliki komponen dasarnya yang sama.
Prosesor
Seperti juga komputer, router Cisco memiliki prosesor alias central processing unit (CPU). Antara satu jenis router dengan router lainnya mungkin memiliki prosesor yang berlainan. Contoh prosesor yang dipergunakan oleh Cisco misalnya prosesor Motorolla 68030.
Memori
Ada 4 jenis memory pada router Cisco
•Read only Memory (ROM)
•Flash memory
•Random access memory (RAM)
•Non volatile RAM (NVRAM)
Seperti juga pada komputer, ROM pada router Cisco berisi program standar yang akan otomatis dijalankan pertama kali ketika dilakukan proses booting up. Program standar yang dimaksudkan adalah bukan IOS. Namun demikian pada beberapa jenis Cisco, di dalam ROM telah terdapat IOS yang lengkap, yang dapat dipergunakan pada kondisi darurat dimana IOS yang seharusnya ada tidak dapat bekerja denganbaik
Flash memory berfungsi untuk menyimpan IOS yang merupakan sistem operasi dari router Cisco.
RAM dipergunakan oleh router cisco untuk berbagai keperluan pemrosesan seperti buffering, temporary storage dan lain sebagainya
NVRAM berfungsi untuk menyimpan konfigurasi yang akan dibaca oleh IOS ketika router Cisco melakukan proses boot
Interface
Beberapa jenis interface yang disediakan oleh router Cisco antara lain:
• Ethernet
• Fast ethernet
• Token ring
• FDDI
• Low speed serial
• Fast serial
• ISDN BRI
Di dalam IOS, interface menggunakan format nama dan nomor, dimana nomornya dimulai dari nol (0). Namun demikian sintaks dari penamaan tersebut berbeda-beda tergantung dari jenis routernya.
Pada router cisco dimana modul interfacenya adalah tetap, misalnya router jenis 2500 series, maka sistem penamaanya adalah sebagai berikut:
Interface Urutan Port Nama interface
Serial 1 Serial0
Serial 2 Serial1
Serial 3 Serial2
Serial 4 Serial3
Tabel 3.1: penamaan interface dengan modul tetap
Pada router jenis lainnya seperti 7500 series dimana terdapat beberapa slot, maka sistem penamaannya adalah sebagai berikut:
Interface Slot Urutan Port Nama interface
Ethernet 5 1 Ethernet5/0
ethernet 5 2 Ethernet5/1
Tabel 3.2: penamaan interface dimana memiliki banyak slot
Pada router yang memiliki modul khusus seperti router Cisco 7500 series dengan modul Versatile Interface Processor di mana pada modul tersebut terdapat ethernet, maka sitem penamaannya menjadi lebih repot lagi. Misalnya Ethernet4/0/1 artinya adalah ethernet kedua pada port adapter pertama di dalam slot 4
Port Console
Semua router Cisco memiliki sebuah port console pada bagian belakangnya. Port console akan berfungsi sebagai gerbang akses komunikasi langsung ke dalam router Cisco. Standar port console menggunakan koneksi serial asynchronous EIA/TIA-232 atau lebih dikenal dengan sebutan RS-232.
Konektor fisik dari port console sendiri tergantung dari jenis routernya. Untuk router kelas kecil menengah umumnya menggunakan konektor jenis RJ45, sedangkan untukkelas yang lebih besar umumnya menggunakan DB25 sebagai konektornya.
Auxiliary port
Sebagian besar router Cisco memiliki port auxiliary. Seperti juga pada port console, port auxiliary menggunakan standar koneksi serial asynchronous EIA/TIA-232 untuk komunikasi langsung ke router Cisco. Port auxiliary sendiri lebih sering dipergunakan untuk alternatif akses langsung ke router cisco melalui modem, misalnya pada kondisi dimana network path dari router terganggu, maka administrator dapat memanfaatkan mengakses router Cisco melalui modem yang terkoneksi pada port auxiliary.
File konfigurasi
Seperti dijelaskan sebelumnya, ada 2 jenis konfigurasi IOS, yaitu:
• Konfigurasi yang sedang running dan menetap pada RAM
• Konfigurasi startup dan menetap pada NVRAM
Kita dapat melakukan perubahan setiap saat pada konfigurasi IOS yang sedang aktif atau running. Dampak atas perubahan pun langsung terjadi seketika. Tetapi jangan lupa, setiap perubahan pada konfigurasi yang sedang running harus di simpan di dalam NVRAM sebagai konfigurasi startup
B. PRAKTIKUM

•Mengkonfigurasi sisco agar sesuai dengan rancangan jaringan
•Mempersiapkan PC Console
Click Star → all programs → accessories → communication → hyperterminal
•Membuat sebuah koneksi dengan ketentuan
Nama koneksi : sisco
Koneksi menggunakan : COM 3
Bit per second : 9600 baud
Data Bit : 8
Parity : No Parity
Stop Bit : 1 stop bit
Flow control : No flow control
Melakukan konfigurasi Router Cisco dari PC
untuk mengkonfigur router cisco dari PC, maka perlu software komunikasi yang disebut software terminal emulasi. Melalui software ini anda dapat mengirimkan perintah-perintah Cisco ke dalam router cisco Anda. tidak usah repot-repot membeli software terminal emulasi, karena biasanya sudah ada di dalam PC Anda
PC Operating System Software
Windows 95, 98, Windows NT HyperTerminal (included with Windows software)
Windows 3.1 Terminal (included with Windows software)
Macintosh ProComm, VersaTerm (supplied separately)
Selanjutnya untuk dapat berkomunikasi dan mengakses router cisco, harus masih perlu melakukan setup terhadap software terminal emulasi sebagai berikut:
•9600 baud
•8 data bits
•No parity
•1 stop bit
•No flow control
Sebenarnya ada juga cara lain tanpa harus menggunakan software emulasi di atas, yaitu melalui aplikasi telnet. Syaratnya adalah router cisconya harus sudah di setup dan memiliki nomor IP. Aplikasi telnet sendiri biasanya juga sudah tersedia di dalam windows.
Memahami mode perintah
Cisco mengenal aneka mode perintah. Pada masing-masing mode memiliki tujuan dan perintah yang berbeda satu sama lainnya. Perhatikan tabel berikut ini

Mode Metode Akses Bentuk Prompt Metode Exit Keterangan1

User EXEC Session awal router cisco
router> Ketik perintah logout Gunakan mode ini untuk
•Change terminal settings.
•Perform basic tests.
•Display system information.
Privileged EXEC Masukkan perintah enablepada mode user EXEC
2811#
•Untuk exit dari privileged EXEC mode ke user EXEC mode, ketikkan perintah disable
•Untuk masuk ke global configuration mode, ketikkan perintah configure. Gunakan mode ini untuk:
•Konfigur parameter operasional router
Global configuration Untuk masuk ke global configuration mode, ketikkan perintah configure
2811(config)#
•Untuk exit ke privileged EXEC mode, ketik perintah exit ataucommand, atau ketik Ctrl-Z.
•Untuk masuk ke mode konfigurasi interface, masukkan perintah interface. Gunakan mode ini untuk mengkonfigurasi parameter yang akan berdampak pada router secara keseluruhan
.
Interface configuration Masukkan perintah interface
.
1700(config-if)#
•Untuk kembali ke mode konfigurasi global, ketik perintah end
•Untuk ke privileged EXEC mode, masukkan perintah exit atau Ctrl-Z.
•Ke sub interface dengan perintahinterface Gunakan mode ini untuk meng-konfigur parameter yang beragam bagi interfface seperti:
•Ethernet interface.
•Serial interface.
•ISDN interface.
Router configuration Masukkan perintah yang bersesuaian
1700(config-Router)#
•Untuk kembali ke mode konfigurasi global, ketik perintah end
•Untuk ke privileged EXEC mode, masukkan perintah exit atau Ctrl-Z. Gunakan mode ini untuk mengtkonfigurasi IP routing protocol, misalnya.
Line configuration Ketik perintah line vty di mode konfigurasi global
.
1700(config-line)#
•Untuk kembali ke mode konfigurasi global, ketik perintah end
•Untuk ke privileged EXEC mode, masukkan perintah exit atau CtrlZ Gunaka mode ini untuk melakukan konfigurasi terminal
Mulai menggunakan Cisco
Untuk memulai melakukan perubahan konfigurasi pada Cisco maka kita harus berada dalam mode perintah konfigurasi. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk masuk ke dalam mode perintah konfigurasi dengan menggunakan emulasi terminal pada PC yang terhubung ke port console dari router Cisco
Setelah router di boot up, biasanya akan ditampilkan pertanyaan seperti di bawah ini, jawab saja dengan No:
Would you like to enter the initial configuration dialog [yes] : no
.
.
router>
perhatikan, prompt awal router adalah router> atau sering disebut mode user EXEC. Kira-kira seperti mode $ pada sistem operasi UNIX lah. Mode router> seperti $ di sistem Unix. Mode ini dipergunakan sebagai prompt user pertama kali masuk router cisco. Biasanya dipakai oleh operator atau user biasa lainnya untuk keperluan basic test dari router ke perangkat lainnya, seperti ping dan telnet.
Tambahan, router> merupakan parameter yang dapat kita ubah sesuai dengan keinginan kita seperti prompt pada DOS.
Router>
pada mode user EXEC terdapat banyak perintah yang tersedia. Nah untuk melihat syntax dari perintah tersebut dapat menggunakan perintah help yang tersedia sebagai berikut:
router> ?
hmm, hasilnya adalah list perintah yang dapat kita pakai, misalnya ping, telnet dll.
Untuk mengetahui bagaimana syntax dari perintah tersebut, maka dapat digunakan perintah sederhana berikut:
Router> s?
Router> show ?
Router>show conf?
di dalam cisco system kita dapat me-ringkas perintah seperti di contohkan di atas, yaitu show configuration cukup dipanggil, misalnya perintah show configuration menjadi sh conf.
Selanjutnya mengingat pentingnya fungsi perubahan konfigurasi, biasanya untuk masuk ke mode perintah konfigurasi selalu ditanyakan passwordnya. Berikut ini cara masuk ke mode perintah konfigurasi.
2811> enable
password: ******
router #
Sepintas lalu seperti perintah untuk menjadi administrator pada Unix, yaitu menggunakan perintah su. Dan memang seperti itulah kira-kira kegunaan prompt router #
Kemudian apabila kita akan memulai melakukan modifikasi terhadap konfigurasi, maka yang yang harus kita lakukan adalah masuk ke dalam mode konfigurasi
Router# configure terminal
Router (config) #
sesudah melakukan setting konfigurasi, dilakukan penyimpanan data alias save konfigurasi. Adapun caranya ada beberapa cara, antara lain:
Router# copy running-config startup-config
Building configuration . . .
ok.....selamat mencoba....
di salin dari devie

KONFIGURE DASAR CISCO ROUTER DAN SWITCH

konfigurasi dasar Router dan Switch

Setting Hostname

Seting hostname adalah penamaan bertujuan untuk memberikan identitas pada device atau perangkat yang kita gunakan, tidak ada aturan khusus memberikan penamaan pada perangkat cisco tetapi biasanya penamaan tersebut mengandung informasi seperti nama lokasi, tipe atau jenis perangkat, data tambahan. adapun command di CLI yang digunakan untuk membuat hostname pada Cisco router dan switch sama saja.

dibawah ini contoh untuk penamaan perangkat cisco router 2811 sebagai core di jakarta

Router#config terminal
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#hostname jkt-cr-2811
jkt-cr-2811(config)#exit
jkt-cr-2811#

Setting username,dan passwordSetting username dan password bertujuan untuk memberikan proteksi pada perangkat router atau catalyst.engan fasilitas ini setiap user yang akan mengakses kedalam perangkat harus memiliki user dan password khusus.

jkt-cr-2811#config terminal
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#username (masukan usename yg diinginkan) password(masukan password yang diinginkan)

Enable password
untuk masuk kedalah mode enable anda hanya tinggal mengtikan comman "enable" dari mode user ( user mode )
jkt-cr-2811> enable
jkt-cr-2811#

enable password dan enable secret
pada dasarnya untuk pemula kita bisa menambahkan konfigurasi enable password sebagai security tambahan setalah kita melakukan enable pada router atau catalyst, bila kita tidak menambahkan konfigurasi enable password atau enable secret makan output pada cisco atau catalyst seperti diatas. bila kita menambahkan konfigurasi enable password atau secret seperti di bawah ini

jkt-cr-2811#config terminal
jkt-cr-2811(config)#enable password (password yang diinginkan)
jkt-cr-2811(config)#exit

atau

jkt-cr-2811#config terminal
jkt-cr-2811(config)#enable secret (password yang diinginkan)
jkt-cr-2811(config)#exit

Perbedaan enable password dan enable secret
enable password menggunkan encripsi tipe 7 dan banyak kelemahan dari sisi keamanan dengan kata lain sangat mudah di crack. (bisa dilihat http://www.ifm.net.nz/cookbooks/passwordcracker.html)
bila menggunakan enable secret maka password yg telah di encripsi lebih aman.

Aktivasi password-encryption

untuk keamanan agar username dan password yang kita buat tidak di gunakan oleh orang lain pada perangkat cisco atau catalyst ada fasilitas encripsi. cara mengaktifkanya sbb:

jkt-cr-2811#config terminal
jkt-cr-2811(config)#service password-encryption
jkt-cr-2811(config)#exit

berikut output sebelum dan sesudah service password-encryption dengan menggunakan enable password dan enable secret
pada case ini username dan password adalah cisco
Sebelum menggunakan enable secret dan service password-encryption
jkt-cr-2811#show run
Building configuration...

Current configuration : 3233 bytes
!
! Last configuration change at 04:16:06 UTC Wed Jan 21 2009 by cisco
! NVRAM config last updated at 04:16:08 UTC Wed Jan 21 2009 by cisco
!
version 12.4
service timestamps debug datetime msec
service timestamps log datetime msec
no service password-encryption
!
hostname
jkt-cr-2811
!
username cisco password 7 cisco
!
enable password 7 cisco

Sesudah menggunakan enable secret dan service password-encryptionj

jkt-cr-2811#show run
Building configuration...

Current configuration : 3233 bytes
!
! Last configuration change at 04:16:06 UTC Wed Jan 21 2009 by cisco
! NVRAM config last updated at 04:16:08 UTC Wed Jan 21 2009 by cisco
!
version 12.4
service timestamps debug datetime msec
service timestamps log datetime msec
no service password-encryption
!
hostname jkt-cr-2811
!
enable secret 5 $1$PM5l$VIJgSwWNcMYAt9HYHar4u0
!
username cisco password 7 0832455D00170118


bisa di lihat dari output show running-config diatas maka dengan mengaktifkan service password-encryption username dan password lebih aman

Console Password

jkt-cr-2811(config)#line console ?
<0-0> First Line number
jkt-cr-2811(config)#line console 0
jkt-cr-2811(config-line)# password ABC ( ABC adalah password yang anda inginkan )
jkt-cr-2811(config-line)# login


Telnet passworddigunakan sebagai authentikasi pada saat anda login keperangkat dengan remote atau telnet
contoh

jkt-cr-2811(config-line)#line vty 0 ?
<1-4> Last Line Number

jkt-cr-2811(config-line)#line vty 0 4
jkt-cr-2811(config-line)# password ABC ( ABC adalah password yang anda inginkan )
jkt-cr-2811(config-line)# login

Membuat Banner

Banner pada perangkat bisa berisi ,informasi atau pesan kepada user masuk ke perangkat . cara penulisan command CLI untuk router dan switch tidak berbeda

Contoh:
jkt-cr-2811(config)#banner ?
LINE c banner-text c, where 'c' is a delimiting character
exec Set EXEC process creation banner
incoming Set incoming terminal line banner
login Set login banner
motd Set Message of the Day banner

jkt-cr-2811(config)#banner motd $
Enter TEXT message. End with the character '#

Banner login #

=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=
= You are entering Private property =
= Code : jkt-cr-2811 =
= Device : Cisco Router 2811 =
= Site : belajarjaringan.blogger.com =
=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=
= WARNING! This is a secured device. =
= Unauthorized use is prohibited by law. =
=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=
#

karakter "#" menandakan karakter mengakhiri setelah anda menuliskan pesan atau informasi yang akan tampil pada banner , karakter tersebut bisa anda ganti dengan karakter apa saja asalkan karekter itu tidak anda sertakan dalam karakter pesan atau informasi yang anda tulis.

Cara mengecek apakah banner sudah dikonfigur yaitu dengan cara login kembali ke dalam perangkat adalah dengan keluar dari console dan masuk kembali, jangan lupan untuk menyimpan konfigurasi yang telah anda buat.

menyimpan konfigurasi

jkt-cr-2811#config terminal
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
jkt-cr-2811(config)# write memory
jkt-cr-2811(config)#exit




sekarang tinggal prakteknya dech... selamat mencoba....

Senin, 07 Januari 2013

CARA MEMBUAT WEBSITE

Ketika menemukan pertanyaan “Gimana Sih Cara Membuat Website?” di Yahoo Answer, saya menjawab seperti ini dan ternyata terpilih sebagai jawaban terbaik, hehe.. Ini jawaban saya itu:
Website itu ada 3 komponen utama.

Yang pertama domain (nama websitenya, bisa yg bayar atau numpang yang gratis (sub domain). Yang kedua Hosting (tempat menyimpan data), dan yang ketiga adalah datanya sendiri (bisa berupa text, gambar atau audio visual, script/program, dsb).

Yang paling mudah dan install bisa 5 menit adalah menggunakan Wordpress yang disediakan langsung ketika membeli hosting. Tinggal beli dulu domain dan hosting Anda lalu login ke Control Panel, anda akan dapat username dan password untuk mengaksesnya. Kemudian pilih Fantastico, dan pilih Wordpress, install… dan lanjutkan beberapa proses mudahnya. Dalam 5 menit website Wordpress kelas dunia anda sudah JADI. Anda tinggal mengedit isinya sesuai selera.

Dimana anda bisa membeli pake hosting dan domain? banyak, misalnya di webiihost.com

Apakah script Wordpress Gratis? ya, gratis! bisa didownload juga di Wordpress.org jika anda ingin install manual. Kalau dari fantastico di Cpanel hosting anda nanti, tinggal pasang, tak perlu upload lagi.

Step by stepnya ikuti saja di menu Fantastico Anda tersebut, swear hanya 5 menit sudah bisa online. Kalau contentnya tentu saja anda bisa isi secara bertahap.

di salin dari daftarweb.net